Perbedaan Sinetron Dengan Dunia Nyata

Gue ga ngerti entah kenapa sinetron di Indonesia itu bego banget ya?

Paling anti deh nonton sinetron yang ceritanya cuma membodohin kita aja, malah terkadang adegannya sangat absurd dan ga masuk akal. kadang sinetron yang menyedihkan malah bikin gue ngakak 😀

jadi ini keanehan / perbedaan sinetron dengan dunia nyata:

1. Adegan Sekarat / Sakit

Gue ga ngerti kenapa setiap ada orang sakit trus mau meninggal pasti batuk-batuk. padahal dia sakit jantung misalnya atau sakit kanker biasanya yang ngetrend kalo di sinetron. misalnya adegannya gini:

“Uhuk..uhuk… Nak…. Ibu
sudah tidak kuat lagi…
Uhuk..uhuk…. Ibu… uhuk…
Ibu pesan… uhuk… jaga
adik-adikm uhuk..uhuk…
u…… aaaah…”

aneh banget kan? pokoknya semua yang sakit pasti batuk kalo di sinetron.

2. Adegan Ketabrak Mobil

Pernah lihat kan ada adegan misalnya cewek mau ketabrak mobil. entah kenapa itu cewek malah teriak “aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!” dan malah ga ngehindar?

itu menurut gue bego banget, gue curiga dia punya modus mau bunuh diri. padahal dalam kehidupan nyata orang pincang aja bisa langsung lari. sumpah ini paling bego abisss….

3. ADEGAN OPERASI MATA

Burem… burem… Enam detik kemudian, penglihatan si pasien sudah sangat jelas.
Pertama, tidak ada yang namanya cangkok bola mata. Yang ada cangkok kornea atau lapisan bening yang ada di bagian depan mata, and, please, gak pernah ada yang setelah matanya dibuka langsung bisa melihat. Mereka harus melewati proses pemulihan dulu.

Dan satu lagi, kalau operasi mata itu, yang dibalut cuma matanya aja. Perbannya gak sampai keliling kepala.
Emangnya mau main mumi-mumian?

4. Adegan Kejar – Kejaran

Pasti ada saja adegan kejar-kejaran kalo ada copet di sebuah sinetron, dan anehnya kalau lagi kejar-kejaran. entah kenapa si pengejar selalu berhenti/istirahat sambil terengah-engah tapi tepat di depan kamera. sambil teriak “Woeee!!! berhenti!!!” ini juga bego, lu berhenti dia akan makin jauh nyett!!!

5. Balut Luka

Kalau kecelakaan, pasti jidatnya dibalut semua sampai melingkar keliling kepala, ditambah darah boongan, bulat dan merah, tepat menodai kain kassa pembalut luka. Umm…
boong banget, nih. Kalo bekas Betadine, sih, bolehlah. Tapi kalau darah merah? Berarti lukanya gak diobatin, dong!
“Papa… kau terluka!”
“Papa… jidatmu sedang datang bulan!”

hehehe udah ah…capek nulis semua ke-absurdan yang ada di sinetron. bisa-bisa blog gue penuh dengan itu semua.

The following two tabs change content below.
Seorang yang suka bermimpi dan mewujudkan mimpinya. Dia juga mendapatkan sebuah gelar duta move on yang sebenarnya gagal move on. seorang penulis yang bego. (@nikoerror)

Latest posts by Niko Andriano (see all)

Comment Here: